Pemerintah Kabupaten Pacitan · Kecamatan Ngadirojo

Profil Desa Nogosari

“Mewujudkan desa yang sejahtera, maju, dan berbudaya dengan menjunjung tinggi nilai – nilai gotong royong serta memaksimalkan potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat.”

1.862jiwa
377Ha
Trina SubagiyaKepala Desa

1.862

Penduduk

jiwa

933

Laki-laki

929

Perempuan

662

Kepala Keluarga

KK

4

Dusun

4 RW · 21 RT

377

Luas Wilayah

Hektar

Latar

Sejarah & Latar Desa

Desa Nogosari terbentuk pada tahun 1819 dan kini menjadi bagian dari Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur. Wilayahnya bertipologi persawahan dengan bentang alam berbukit dan lereng gunung pada ketinggian sedang, dialiri sungai kecil yang menopang irigasi pertanian. Mayoritas warganya bekerja sebagai petani dengan komoditas utama cengkeh, padi sawah, serta kayu rakyat jati dan sengon. Berdasarkan hasil pengolahan Data Profil Desa Tahun 2025, Desa Nogosari ditetapkan dengan klasifikasi Desa Swasembada kategori Mula.

Arah pembangunan

Visi & Misi

Visi

Mewujudkan desa yang sejahtera, maju, dan berbudaya dengan menjunjung tinggi nilai – nilai gotong royong serta memaksimalkan potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat.

Misi

  1. Meningkatkan pelayanan administrasi desa dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, serta memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat desa
  2. Meningkatkan pengelolaan keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan partisipatif, serta memaksimalkan penggunaan anggaran desa untuk kepentingan masyarakat
  3. Bersinergi dengan BPD sebagai mitra Pemerintah Desa dalam berbagai bidang sesuai dengan peraturan yang ada
  4. Penertiban dan memaksimalkan aset Desa Nogosari untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADesa) dan memanfaatkannya untuk kepentingan masyarakat
  5. Meningkatkan pelayanan Administrasi Kependudukan masyarakat sehingga tidak ada masyarakat yang tidak memiliki dokumen kependudukan
  6. Bersinergi dengan Lintas Sektoral untuk mendukung kemajuan Desa
  7. Meningkatkan kualitas layanan publik dengan meningkatkan akses dan mutu layanan kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar
  8. Memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi tingkat sekolah dasar
  9. Meningkatkan dukungan penyelenggaraan PAUD dan TPA
  10. Membangun pola kehidupan masyarakat untuk menjadi masyarakat yang sehat melalui peningkatan kualitas kegiatan posyandu balita, posyandu lansia, posyandu remaja, kebersihan lingkungan dan pembangunan rumah layak huni berdasarkan skala prioritas
  11. Memaksimalkan peran sebagai Desa Siaga dengan mengupayakan sarana prasarana yang dibutuhkan dalam melayani kesehatan masyarakat serta menekan angka stunting di Desa Nogosari
  12. Pembangunan, perbaikan, dan pemeliharaan infrastruktur dalam Desa Nogosari sesuai dengan skala prioritas kebutuhan masyarakat dan desa dengan tetap menyelaraskan pada Peraturan perundang – undangan yang berlaku
  13. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Peningkatan Kawasan Permukiman yang meliputi program RTLH, Pemeliharaan Sumber Daya Air, Jambanisasi
  14. Memaksimalkan Pengelolaan Hutan Desa untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa dan digunakan untuk kesejahteraan masyarakat
  15. Merintis tata kelola ruang desa nogosari sebagai salah satu bentuk pemerataan pembangunan desa dengan mempertimbangkan potensi dan sumberdaya yang ada di Desa Nogosari
  16. Meningkatkan keamanan dan ketertiban di desa melalui penguatan peran satuan perlindungan masyarakat desa dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keamanan
  17. Meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia, peningkatan produktivitas pertanian, dan pengembangan potensi ekonomi lokal
  18. Menjalin kerja sama dengan semua pihak untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat
  19. Mendorong peran serta Lembaga Adat, Lembaga Desa, dan Kelompok Kebudayaan yang ada di Desa Nogosari
  20. Memaksimalkan potensi generasi muda Desa Nogosari dan meningkatkan perannya sebagai kader pembangunan dan kader pemimpin masa depan
  21. Meningkatkan produktivitas Pertanian di Desa Nogosari
  22. Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa (Perangkat Desa dan BPD)
  23. Peningkatan Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak
  24. Memaksimalkan UMKM dan BUMDesa
  25. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program – program pemerintah dan skala prioritas desa, seperti Program Keluaraga Harapan (PKH), Grindulu Mapan, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), Program KIS, KIP, serta program lainnya dengan melakukan sinergitas dengan Instansi terkait
  26. Memaksimalkan Mitigasi Bencana Alam dan Non Alam sebagai salah satu upaya preventif karena desa kita dan kabupaten merupakan wilayah rawan bencana

Geografis

Batas Wilayah

Sebelah Utara

Desa Wonokarto

Sebelah Timur

Desa Wonodadi Kulon dan Desa Cangkring

Sebelah Selatan

Desa Bodag

Sebelah Barat

Desa Tanjunglor dan Desa Wonosidi (Kec. Tulakan)

Jarak ke pusat kecamatan 4 km, ke ibu kota kabupaten 42 km. Dusun: Dusun Margodadi, Dusun Dilem, Dusun Mukus, Dusun Pucang Palet.

Statistik

Data Demografi

Tingkat Pendidikan

  • Tamat SD/sederajat764(53%)
  • Tamat SLTP/sederajat329(23%)
  • Tamat SLTA/sederajat275(19%)
  • Tamat S-164(4%)
  • Tamat D-39(1%)
  • Tamat S-21(0%)

Mata Pencaharian

  • Petani621(49%)
  • Ibu Rumah Tangga317(25%)
  • Pelajar264(21%)
  • Perangkat Desa12(1%)
  • Pegawai Negeri Sipil8(1%)
  • Purnawirawan/Pensiunan8(1%)
  • Sopir8(1%)
  • Pembantu Rumah Tangga8(1%)
  • Pedagang Keliling7(1%)
  • Guru Swasta6(0%)

Agama

  • Islam1.861(100%)

Unggulan

Potensi Desa

Perkebunan

Cengkeh

Komoditas unggulan berdasarkan luas tanam: perkebunan cengkeh rakyat seluas ±71 hektare dengan hasil ±1,6 kw/ha, menjadi penggerak utama ekonomi perkebunan desa.

Pertanian

Padi Sawah

Komoditas unggulan berdasarkan nilai ekonomi: sawah irigasi teknis ±11,62 hektare dengan luas tanam ±20 hektare dan produktivitas ±4 ton/ha, ditopang saluran irigasi desa.

Kehutanan

Kayu Rakyat: Jati, Sengon, dan Bambu

Lahan kayu rakyat milik masyarakat ±105 hektare menghasilkan jati, kayu sengon, dan bambu sebagai sumber pendapatan penting rumah tangga.

Peternakan

Ayam Kampung dan Kambing

Peternakan rakyat dengan ±3.100 ekor ayam kampung (467 pemilik) dan ±1.177 ekor kambing (347 pemilik), ditambah produksi madu skala rumah tangga.

Pertanian

Buah-buahan: Durian, Rambutan, Manggis

Kebun buah rakyat membudidayakan durian, rambutan, manggis, mangga, dan melinjo yang dipasarkan langsung ke konsumen dan pasar setempat.

Wisata

Situs Sejarah dan Maqom Auliya Syech Yahuda

Area wisata situs sejarah seluas ±2 hektare yang aktif dimanfaatkan, berpotensi dikembangkan sebagai destinasi edukasi dan budaya.

Sumber Daya Air

21 Mata Air

Terdapat 21 mata air berkondisi baik yang melayani ±354 KK, ditunjang sumur gali dan aliran sungai sebagai sumber air bersih desa.

Pertanian

Porang

Sebagian besar penduduk memiliki lahan porang

Dokumentasi

Galeri Desa

Pemerintahan

Struktur Perangkat Desa

Trina Subagiya

Trina Subagiya

Kepala Desa

Diyan Purnomo

Diyan Purnomo

Sekretaris Desa

Tumarno

Tumarno

Kaur Tata Usaha & Umum

Katwanto

Katwanto

Kaur Keuangan

Ari Purnomo

Ari Purnomo

Kaur Perencanaan

Bambang Murtopo

Bambang Murtopo

Kasi Pemerintahan

Ardyantoro Wahyu Pratama

Ardyantoro Wahyu Pratama

Kasi Pelayanan

Ita Susilowati

Kasi Kesejahteraan

Giyono

Giyono

Kasun Margodadi

Yulianto

Yulianto

Kasun Dilem

Jarwanto

Jarwanto

Kasun Mukus

Sugiyanto

Sugiyanto

Kasun Pucang Palet

Sajuri, S.Pd.

Ketua BPD

Purwanto, S.Pd.

Wakil Ketua BPD

Eni Rohyati, S.Sos.

Sekretaris BPD

Suwito Mulyo

Anggota BPD

Sulisno

Anggota BPD

Sumber data: Profil Desa Nogosari 2025 (Prodeskel Kemendagri). Ditampilkan melalui SiSoge — layanan administrasi desa Kabupaten Pacitan.